Pagi ini kku terbangun karna dingin begitu menusuk kedalam
tulang yang rapuh ini..
Entah apa yang terbanyang..
Begitu mata ini terbuka dan menatap mentari
Yang teringat hanya bagaimana engkau tersenyum kepada kku..
Ohhh..
Sungguh perasaan ini tak mampu di ungkapkan dengan sepatah
atau berapa kata..
Mungkin ribuan.. atau bahkan jutaan kalimat puitis.
Tak mampu menyampaikan apa yang membuat betapa gelisahnya
hati ini..
Huuufftt.. Perasaan apakah ini..
Kku hanya mampu membayangkan betapa indahnya senyuman dari
Mu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar